Bersungguh-Sungguh Dalam Tabayyun dan Tatsabbut (Cek dan Ricek)

Diposting pada 158 views

Asy-Syaikh al-‘Allamah Shalih bin Fauzan al-Fauzan hafizhahullah mengatakan:

Jangan terburu-buru merespon positif ucapan orang yang anda dengar, apalagi di akhir zaman sekarang ini. Di masa banyak bermunculan orang yang (mudah) berbicara, berfatwa dan memposisikan diri dalam ilmu dan dakwah, terutama ketika media-media sosial ini meningkat pesat.

Akibatnya semua orang bisa bebas berbicara atas nama ilmu dan atas nama agama, tak terkecuali para pengekor kesesatan dan kelompok-kelompok menyimpang itu, sekarang pun turut serta berbicara atas nama agama di stasiun-stasiun televisi, ini tentu sangat berbahaya.

Jadi, wajib bagi anda wahai kaum muslimin dan para penuntut ilmu agama yang sejati, untuk bersungguh-sungguh dalam tatsabbut (cek dan ricek).

Jangan sampai tergesa-gesa dalam merespon setiap pernyataan yang anda dengar (dalam masalah agama), mesti mencari tahu:

• Siapa yang mengatakannya?
• Dari mana pemikiran tersebut datang?
• Apa landasannya?
• Adakah dalilnya dari al-Qur’an dan as-Sunnah?
• Orang yang mengatakannya belajar dimana?
• Dari siapa dia mengambil ilmu?

Ini semua butuh dicek dan ricek (tatsabbut), terlebih di zaman sekarang ini.

Sehingga tidak semua orang yang membuat pernyataan dalam masalah agama itu langsung diterima walaupun bahasanya fasih, ungkapannya sangat indah dan intonasinya sangat menggugah.

Jangan tertipu dengan orang tadi, sampai anda mengetahui kapasitas ilmu dan pemahaman agamanya.

(Ithaful Qari bit Ta’liqat ‘ala Syarhis Sunnah, hlm. 78)

============

قال الشيخ العلامة صالح بن فوزان الفوزان حفظه الله:

“لا تستعجل فيما تسمع من الناس خصوصا عند تأخر الزمان، وكثرة من يتكلم ويفتي وينتصب للعلم والقول، وخصوصا لما جدت وسائل الإعلام، وصار كل يهذو ويتكلم باسم العلم وباسم الدين، حتى أهل الضلال والفرق الضالة والمنحرفة صاروا يتكلمون باسم الدين الآن في الفضائيات، فالخطر عظيم جدا.

Baca juga :  Bolehkah Ikut Khuruj Bersama Karkun Jamáh Tabligh (JT)?

فعليك أيها المسلم وطالب العلم بالذات أن تتثبت ولا تستعجل مع كل ما تسمع، عليك بالتثبت، ومعرفة من الذي قال هذا؟ ومن أين جاء هذا الفكر؟ ثم ما هي مستنداته وأدلته من الكتاب والسنَّة؟ ثم أين تعلم صاحبه؟ وعمن أخذ العلم؟

فهذه أمور تحتاج إلى تثبت، خصوصا في هذا الزمان.

فما كل قائل حتى ولو كان فصيحا وبليغا ويشقق الكلام ويأخذ بالأسماع.

لا تغتر به حتى ترى مدى ما عنده من العلم والفقه.

[إتحاف القاري بالتعليقات على شرح السنة ص/٧٨]

https://t.me/inifaktabukanfitnah/4275

 

Ketika video youtuber malaysia Jufazli Shi Ahmad (Pengamat politik Malaysia) dishare resmi oleh chanel musha’fiqah audio al ghuroba

Apakah ada kesamaan dalam pola pikir dan karakter mereka?sama-sama memiliki tabiat  yang suka mencaci dan mencela? Wallaahu a’lam

Wahai musho’fiqoh, Tidak semua orang yang membuat pernyataan dalam masalah agama itu langsung diterima walaupun bahasanya fasih, ungkapannya sangat indah dan intonasinya sangat menggugah…

***

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *